KANKER SERVIKS

leher rahim adalah organ tersembunyi, sehingga gejala prakanker pada organ ini sulit diketahui. karenanya penapisan tanda dini prakanker leher rahim sangat diperlukan.

saat ini lebih dari 1,4 juta wanita di seluruh dunia menderita penyakit kanker leher rahim ( Ferlay et al. 2001 ) dan lebih dari 460000 kasus baru terjadi dan sekitar 231000 wanita meninggal karena penyakit tersebut ( parkin 2000; Sherris and Herdman 2000 ). di Indonesia, berdasarkan estimasi data Globocan IARC 2002, kanker leher rahim adalah jenis kanker kedua setelah kanker payudara, dengan angka kejadian 16 per 100000 perempuan. banyak penderita yang datang ke rumah sakit sudah berada dalam stadium lanjut. penapisan sebaiknya dilakukan paling sedikit sekali dalam 1-5 tahun bergantung pada metode penapisan yang digunakan.

Penyebab, perjalanan penyakit dan faktor risiko

hampir semua ( 99,7 % ) kanker leher rahim secara langsung berkaitan dengan infeksi sebelumnya dari salah satu atau lebih Virus Human Papilloma. diantara semua jenis; 16,18, 31, dan 45 adalah yang paling umum terdeteksi pada kasus kanker leher rahim dan jenis ke 16 merupakan penyebab dari setengah jumlah kasus yang terjadi di seluruh dunia ( Bosch et al. 1995 ).

infeksi HPV sering tidak menimbulkan gejala. tanda infeksi umum seperti gatal, bintik-bintik merah sekitar kelamin mungkin saja terjadi. infeksi HPV dapat menetap dan stabil, atau jika leher rahim terinfeksi, bisa berkembang menjadi Low-Grade Squamous Intraepithelial Lesions ( LGSILs ), yang disebut juga Mild Cervical Intraepithelial

Iklan

DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA

Diantara semua jenis kanker, kanker payudara berada pada urutan pertama. walau mematikan, penyakit ini dapat dideteksi sejak dini untuk mengurangi persentase kematian dan meningkatkan kemampuan bertahan jidup dengan menjalani penapisan. deteksi dini memainkan peranan penting pada penyakit kanker.


Pendahuluan

salah satu penyakit utama yang menyerang payudara adalah kanker dan kasus ini jamak ditemukan. di dunia, menurut Globocan, agensi internasional untuk kanker, kanker payudara merupakan kanker di urutan pertama yang menyerang wanita  ( angka kejadian 38/100000 wanita ) dengan 14 %kematian pertahun diantara semua kasus kanker. menurut Globocan juga, di Indonesia diperkirakan jumlah wanita yang menderita kanker payudara adalah 26 dari 100000 orang. kaknker payudara adalah penyakit yang membahayakan dan mengancam nyawa. terdapat suatu motto tentang kanker, yaitu cepat selamat, lambat tamat. karenanya deteksi dini penting dilakukan untuk mengetahui penyakit kanker.

Batasan

kanker atau tumor ganas adalah keadaan dimana sel-sel telah kehilangan kontrol dan mekanisme normalnya. menyebabkan pertumbuhan sel yang abnormal, cepat dan tidak dapat dikendalikan. menurut Tn. Zwafeling dan Tambunan bahwa setiap benjolan dalam payudara dianggap ganas sampai terbukti bukan kanker payudara.

Tanda-Tanda

apa tanda tumor payudara yang ganas ?????

secara klinis dapat kita lihat adanya :

  • benjolan atau tumor cepat membesar dan tidak nyeri
  • batas pembentuk tumor tidak jelas dan tidak teratur
  • pembuluh darah disekitar tumor bertambah dari keadaan normal
  • apabila benjolan sudah keluar dari kulit maka mudah berdarah dan rapuh
  • benjolan biasanya sudah melekat dengan kulitnya dan otot-otot sekitarnya sehingga sukar digerakkan
  • puting susu tertarik ke dalam
  • kadang tampak pori-pori kulit payudara membesar sehingga terlihat seperti kulit jeruk
  • biasa selalu ditemui penyakit kulit atau eksim disekitar puting susu yang sulit sembuh
  • pada beberapa kasus ditemukan adanya cairan yang keluar dari payudara yang berwarna merah
  • bila ditemukan benjolan pada payudara dan ketiak dari sisi tubuh yang sama pada waktu yang bersamaan, hampir dapat dipastikan adanya keganasan pada payudara tersebut.

Sadari ( Periksa Payudara sendiri )

di negara maju, telah dilakukan suatu upaya penapisan kanker payudara

( Breast Cancer Screening ). para wanita dianjurkan memeriksa payudara sendiri dan dilakukan sebaiknya satu minggu setelah haid. dianjurkan pada wanita umur 20-40 tahun melakukannya tiap bulan dan bagi yang berumur 40-5 tahun atau lebih, melakukannya tiap 3 bulan. apabila ada benjolan di payudara sebaiknya konsul ke dokter dan akan dilakukan mammografi kalau masih ragu-ragu.

Cara Melakukan Sadari

Untuk dijelaskan pada pasien:

A. Sambil berdiri

tanggalkan seluruh pakaian bagian atas. berdirilah di depan cermin dengan kedua tangan tergantung lepas.

  1. perhatikan bila ada benjolan atau perubahan bentuk pada payudara. amati dengan teliti, sebab anda sendiri yang mengenal tubuh anda. periksalah bentuk dan simetrisasi payudara kiri dan kanan, apakah membesar/mengeras, arah puting, adakah puting tertarik ke dalam, adakah kulit yang lecet, warna kulit apakah kemerahan atau kebiruan.
  2. angkatlah kedua lengan lurus ke atas dan ulangi pemeriksaan seperti di atas. dengan kedua siku mengarah ke samping, tekanlah kuat-kuat telapak tangan anda satu sama lain. posisi ini akan menegangkan otot-otot dada anda dan perubahan-perubahan seperti cekungan dan benjolan akan lebih terlihat. kemudian pencetlah secara perlahan-lahan daerah disekitar puting dan amati apakah keluar caira yang tidak normal. ingat!!!lakukan di kedua payudara……

B. Posisi Berbaring

  1. berbaringlah dengan tangan kanan di bawah kepala
  2. letakkan bantal kecil di bawah punggung kanan
  3. rabalah seluruh permukaan payudara kanan. perhatikan bila ada benjolan yang mencurigakan.

meraba ketiak dan area sekitar payudara untuk mengetahui adanya benjolan yang diduga suatu anak sebar kanker. perabaan dilakukan dengan menggunakan tiga jari yang dirapatkan.  lakukan gerakan memutar dengan tekanan lembut tetapi mantap, dimulai dari pinggir dengan mengikuti arah putaran jarum jam. lakukan hal yang sama tetapi dengan tangan kiri dibawah kepala sedang tangan kanan meraba payudara kiri anda.

Letak Kanker

payudara dibagi atas 4 kuadran. kuadran terbanyak yang memiliki kecenderungan ganas adalah bagian atas dekat ketiak.

Penyebab dan Faktor Risiko

penyebab kanker payudara sampai saat ini belum diketahui dengan pasti. hanya ada beberapa hal yang diduga menjadi penyebabnya, antara lain :

  • eksogen: biologis, kimiawi dan trauma fisik
  • endogen: genotip, jenis kelamin dan usia
  • lingkungan: makanan dan obat-obatan

faktor risiko kanker payudara adalah :

  • umur di atas 35 tahun
  • melahirkan anak pertama dia atas usia 35 tahun
  • tidak memiliki anak
  • umur saat haid pertama dibawah 15 tahun
  • menopouse di atas umur 55 tahun
  • pernah menjalani operasi tumor jinak payudara
  • pengobatan hormon yang lama
  • pernah menjalani operasi indung telur
  • ada riwayat keluarga yang menderita kanker payudara
  • cairan payudara berwarna merah
  • adanya kista di payudara

penting untuk diingat!!!!!!

kanker payudara dapat dideteksi

dengan melakukan SADARI.

setiap perubahan pada payudara

harus diperiksakan ke dokter.

STADIUM, PROGNOSIS DAN TERAPI

kanker payudara mempunyai 4 stadium. umumnya, pasien yang mendatangi rumah sakit selalu berada pada stadium III dan IV ( 70% ) dan sisanya stadium I dan II. prognosis kanker payudara bergantung apa stadiumnya. stadium dibuat dengan menggunakan sistem TNM ( Tumor, Nodus, dan Metas-tasis ). stadium I dinggap masi baik, stadium II sedang dan Stadium III/IV buruk.

langkah-langkah yang harus dilakukan adalah:

  1. bila ada keraguan tentang tumor di payudara, segera konsul ke dokter.
  2. bila terdiagnosa sebagai tumor, tindakan yang akan dilakukan adalah :
  • operasi
  • radioterapi
  • kemoterapi

PENUTUP

banyak faktor yang berperan atas tingginya persentase kasus payudara pada stadium III dan IV, antara lain :

  • kurangnya pengetahuan wanita terhadap benjolan di payudara
  • rasa malu untuk berobat, takut untuk operasi dan biaya berobat yang tidak terjangkau
  • merasa cukup berobat ke dukun saja ( lebih hebat dan lebih murah )
  • kurang perhatian terhadap diri sendiri
  • sosialisasi tentang pengetahuan kanker yang masih kurang
  • adat-istiadat yang kaku dalam berobat. penyebab lain yang harus diperhatikan juga adalah diagnosa yang terlambat serta penanganan yang tidak tuntas karena diagnosa yang keliru. selain itu fasilitas dan sumber daya manusia yang ada juga masih terbatas.

STROKE

STROKE ADALAH NAMA YANG DIBERIKAN UNTUK SERANGAN OTAK. INI MERUPAKAN KEHILANGAN KEMAMPUAN SECARA TIBA-TIBA SEBAGAI AKIBAT DARI KERUSAKAN OTAK. KERUSAKAN TERSEBUT MENYEBABKAN MATINYA JARINGAN OTAK ( INI DISEBUT DENGAN INFARCT ).

APA YANG MENYEBABKAN SSTROKE!!!????????

Stroke disebabkan oleh gangguan persediaan darah ke otak. gangguan sangat sering disebabkan karena pembuluh darah tersumbat ( ini disebut dengan stroke ischaemic ), atau pecahnya pembuluh darah ( ini disebut dengan stroke haemorragic ), stroke ischaemic lebih sering terjadi.

darah membawa gizi-gizi penting dan oksigen ke otak. tanpa adanya persediaan darah, sel-sel otak bisa rusak atau hancur dan tidak dapat berfungsi.

karena otak yang mengontrol hampir semua yang dilakukan oleh tubuh, kerusakan otak bisa mempengaruhi banyak fungsi-fungsi tubuh. otak juga mengontrol bagaimana kita berpikir, belajar, merasa dan berbicara, jadi proses-proses ini bisa juga terpengaruhi.

stroke bisa menyebabkan banyak masalah tergantung pada bagian otak mana yang rusak. gejala-gejala ini biasanya timbul secara tiba-tiba. masalah-masalah yang sudah umum adalah :

  • kelumpuhan atau paralysis – sering terjadi pada sebelah dari bagian tubuh, kaki, lengan dan muka. kelumpuhan sebelah dari bagian tubuh disebut dengan hemiplegia.
  • perasaan berubah – kurangnya kemampuan merasa atau mati rasa.
  • cara berbicara berubah – cara berbicara menjadi kaku, kata-kata tidak jelas atau orang tersebut sama sekali tidak dapat berbicara.
  • pemahaman berubah – orang tersebut tidak dapat memahami apa yang sedang dikatakan kepada mereka.
  • kebingungan atau mudah goyah – ( terombang-ambing ).
  • tidak respon.
  • pandangan kabur secara tiba-tiba tidak dapat melihat.
  • sakit kepala yang luar biasa ( jarang terjadi ).

pengaruh stroke sangat individual ( sangat pribadi ), tetapi tergantung pada bagian otak yang rusak, tingkat kerusakan dan juga kesehatan orang tersebut pada saat terkena stroke.

SERANGAN ISCHAEMIC SEMENTARA ( SIS )